INVESTIGASINEWS.CO
Randangan - Aksi pengisian BBM jenis solar ke galon-galon terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Randangan Kabupaten Pohuwato, ternyata masih saja dilakukan.
Hal itu terlihat kasat mata, sebagaimana disampaikan salah seorang pengemudi saat mengisi BBM.
"Ternyata masih ada SPBU yang masih juga mengisi BBM bersubsidi jenis Solar di galon-galon, kita kira itu so dilarang," ucap seorang sopir ekspedisi yang melihat pengisian BBM jenis solar di SPBU Randangan kepada media INVESTIGASNEWS.CO Selasa (10/12/2024).
Disela-sela mengantri, dirinya terheran-heran masih saja ada SPBU yang berani melakukan hal tersebut, karena sepengetahuannya pemerintah sudah melarang SPBU menjual BBM ke galon, apalagi kendaraan truk bolak balik mengisi BBM bersubsidi jenis Solar.
"Jelas kalau masih ada yang jual ke galon-galon SPBU tersebut sudah melanggar aturan," tukas pria yang mengaku berprofesi sebagai sopir ekspedisi tersebut.
Sementara, warga setempat, Herman, yang juga sedang melakukan pengisian BBM juga mengeluhkan hal tersebut.
"Makanya di SPBU sering ada antrean panjang, ternyata penyebabnya adalah pengisian BBM dari SPBU ke galon-galon," ujar Herman warga yang sedang mengantre mengisi BBM di SPBU itu.
Lanjut Herman, dirinya mengeluhkan masih adanya SPBU yang mengisi BBM ke galon sehingga mengakibatkan antrean tak terhindarkan di SPBU, padahal jelas menurutnya aturan pastinya ada di BPH Migas.
"Aturan terkait ada di Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2012 dan Permen ESDM nomor 1 tahun 2013," terangnya.
Terkait masih bebasnya pengisian BBM solar subsidi ke galon atau jurigen besar besar, pihak SPBU setempat belum memberi keterangan resmi, mengapa diperbolehkan.
Warga meminta agar pengawasan BPH Migas dan pihak terkait lainnya termasuk pemkab, lebih ditingkatkan, agar tidak meresahkan warga pengguna BBM, khususnya solar.***David team